Pemanasan dahulu sebelum belajar

Selasa, 03 Mei 2011

Hari ini kami memulai kuliah yaitu kuliah psikologi pendidikan. Sebelum memulai pelajaran yang akan diajarkan oleh dosen kami Bu Dina, kami terlebih dahulu di berikan arahan awalnya berdiri, kemudian membentuk suatu lingkaran. Kami merasa bingung tapi setelah Bu dina memberikan arahan lebih lanjut. Baru lah, kami mengerti bahwa ini adalah sebuah permainan. Dengan melakukan gerakan ke depan, ke belakang, ke kanan, lalu tekuk. Wahh.. kami pada senyum, ketawa, dan merasa senang sekali ketika melakukan hal itu. Rasanya seperti kembali ke jaman taman kanak-kanak (TK). Disini tidak lagi dalam lingkaran besar, tapi kami dibagi lagi menjadi dua kelompok ganjil dan genap dan kedua kelompok ini saling bergandengan tangan dan melakukan instruksi dari Bu Dina dan melakukan gerakan sama dengan irama lagu yang kami dengar perlu adanya kerjasama agar gerakan yang kami buat seirama dengan lagu tersebut.

Nah, lagunya seperti ini : 
“Saya mau tamasya berkeliling-kliling kota.. 
Hendak melihat-lihat pemandangan yang ada..
Saya panggilkan becak kereta tak berkuda..
Becak-becak tolong bawa saya.."

Walaupun singkat, tapi menurut saya, bahagia sekali rasanya mendengarkan lagu ini dengan melakukan gerakan ke depan, ke belakang, ke kanan lalu tekuk.

Pemanasan seperti permainan yang kami lakukan tadi adalah suatu hal yang positif . Dapat membuat saya lebih relax, senang, dan bersemangat untuk memulai pelajaran yang akan diajarakan. Bila di hubungkan dengan psikologi pendidikan, permainan tadi merupakan teacher centered dimana pengajar memberikan instruksi kepada pelajar. Dan agar pelajar diharapkan mampu untuk lebih aktif dalam proses belajar mengajar dan dapat menciptakan suasana belajar yang aktif (learner centered). Dengan di adakan pemanasan seperti itu juga dapat membangkitkan motivasi dan emosional yang artinya dorongan untuk memberi semangat, arah,dan kegigihan perilaku dan dengan emosi yang positif seperti rasa ingin tahu yang tinggi. Sehingga hal ini dapat membantu memperlancar proses belajar mengajar di kelas dan agar kelas bisa lebih aktif terutama di mata kuliah pendidikan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Selasa, 03 Mei 2011

Pemanasan dahulu sebelum belajar

Hari ini kami memulai kuliah yaitu kuliah psikologi pendidikan. Sebelum memulai pelajaran yang akan diajarkan oleh dosen kami Bu Dina, kami terlebih dahulu di berikan arahan awalnya berdiri, kemudian membentuk suatu lingkaran. Kami merasa bingung tapi setelah Bu dina memberikan arahan lebih lanjut. Baru lah, kami mengerti bahwa ini adalah sebuah permainan. Dengan melakukan gerakan ke depan, ke belakang, ke kanan, lalu tekuk. Wahh.. kami pada senyum, ketawa, dan merasa senang sekali ketika melakukan hal itu. Rasanya seperti kembali ke jaman taman kanak-kanak (TK). Disini tidak lagi dalam lingkaran besar, tapi kami dibagi lagi menjadi dua kelompok ganjil dan genap dan kedua kelompok ini saling bergandengan tangan dan melakukan instruksi dari Bu Dina dan melakukan gerakan sama dengan irama lagu yang kami dengar perlu adanya kerjasama agar gerakan yang kami buat seirama dengan lagu tersebut.

Nah, lagunya seperti ini : 
“Saya mau tamasya berkeliling-kliling kota.. 
Hendak melihat-lihat pemandangan yang ada..
Saya panggilkan becak kereta tak berkuda..
Becak-becak tolong bawa saya.."

Walaupun singkat, tapi menurut saya, bahagia sekali rasanya mendengarkan lagu ini dengan melakukan gerakan ke depan, ke belakang, ke kanan lalu tekuk.

Pemanasan seperti permainan yang kami lakukan tadi adalah suatu hal yang positif . Dapat membuat saya lebih relax, senang, dan bersemangat untuk memulai pelajaran yang akan diajarakan. Bila di hubungkan dengan psikologi pendidikan, permainan tadi merupakan teacher centered dimana pengajar memberikan instruksi kepada pelajar. Dan agar pelajar diharapkan mampu untuk lebih aktif dalam proses belajar mengajar dan dapat menciptakan suasana belajar yang aktif (learner centered). Dengan di adakan pemanasan seperti itu juga dapat membangkitkan motivasi dan emosional yang artinya dorongan untuk memberi semangat, arah,dan kegigihan perilaku dan dengan emosi yang positif seperti rasa ingin tahu yang tinggi. Sehingga hal ini dapat membantu memperlancar proses belajar mengajar di kelas dan agar kelas bisa lebih aktif terutama di mata kuliah pendidikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar